Sabtu, 30 Juli 2011

ayo MERENUNG!


Menjelang tengah malam aku terbangun,entah apa yang membuatku tak nyaman ketika malam ini aku mulai memutuskan untuk merebahkan diri sejenak dan meninggalkan tugas penting yang seharusnya aku kerjakan. Tak kusadari aku mulai terhanyut oleh rasa kantuk yang amat menyiksa. Ya,akhirnya aku memutuskan untuk tidur beberapa saat sebelum aku mulai mengerjakan tugasku lagi. Dan rasa itu timbul kembali. Ketika tiba tiba aku terbangun,ada suatu penyesalan yang teramat dalam ketika aku mulai merasa bahwa aku sudah terlalu sering -dengan sengaja- melalaikan diri dari segala tugas dan tanggungjawabku. Aaahh selalau seperti ini. Selalu penyesalan yang datang di akhir.
Aku bangkit dari tempat tidurku. Berjalan mengambil air wudhu untuk menghadap kepadaNya. Kau tahu? Yang selalu aku pikirkan adalah aku hanya bisa bercerita banyak dan jujur padaNya. Tentang semua hal yang ku alami kemarin,hari ini ataupun harapanku di masa depan. Tidak pada orang tuaku,teman atau sahabatku ataupun siapapun aku aku kenal dan yang pasti mengenalku. Rasanya aku benar benar membutuhkan Dia meskipun banyak orang di sekitarku yang peduli padaku. Aku masih belum benar benar merasa aman dan nyaman sebelum aku mencurahkan segala kegalauanku ini padaNya. Tuhan tidak pernah tidur. Dia akan selalu mendengarkan doa dan segala kerisauan hatimu. Itu lah yang benar benar ku tanamkan pada diri ini. Aku yakin kapan pun dan dimanapun Dia selalu ada untukku dan aku akan selalu ada untuk menjadi hambaNya yang baik.
Dalam shalatku,tak kusadari aku meneteskan air mata. Air mata yang memang sudah sering mengalir. Tapi kali ini tak sama,kali ini berbeda. Aku benar benar merasa sebagai manusia yang tak memiliki jiwa. Benar benar hampa,kedamaian pun tak pernah kurasakan lagi. Aku benar benar merasa sebagai seorang manusia penuh dosa. Ku tumpahkan segalanya yang ada di hatiku. Segala kerisauan dan kegundahan yang benar benar menyiksa batinku. 
Ini kubuat sendiri,tapi aku benar benar tidak ingin menjadi hambaNya yang tidak pernah bersyukur dan aku tidak ingin menjadi orang di dalam cerita itu...

Selasa, 26 Juli 2011

SALAH??


Yap,hari ini aku kembali merenung. Entah ini renungan ke berapa yang selalu mengganggu pikiranku. Dan kau tahu? Renungan ini hanya tentang ini dan itu. Tidak ada yang bertambah. Hanya itu. Tapi aku tidak akan menganggap masalah ini enteng ataupun mudah untuk di selesaikan. Karena menurutku,masalah ini adalah masalah aterbesar di dalam hidupku. Aku sengaja menyembunyikannya dari orang–orang di sekelilingku. Karena aku.. tidak mau membagi masalah yang menyebalkan itu. Cukup aku saja yang merasa tak nyaman dengan keadaan ini. Ini bermula ketika aku mulai sadar bahwa aku bukan seperti anak lainnya. Aku memang anak baik baik dan tidak pernah mencoba untuk menghindar dari jalan kebenaran. Tapi kau tahu? Aku tak punya sesuatu yang anak anak lain punya. Setiap anak punya ayah dan ibu kan? Sedangkan aku tidak. Aku hanya mempunyai salah satu dari mereka. Aku hanya punya ibu. Sedangkan aku tak punya ayah –aku tak mau memperpanjang masalah ini-

Aku sadar,aku tidak akan merasakan kasih sayang seorang ayah. Sampai kapanpun tidak akan pernah. Aku tidak akan merasakan perasaan anak anak lain ketika mereka menceritakan hal hal yang mereka alami di sekolah pada ayahnya. Tertawa bersama sepanjang waktu. Aku selalu iri ketika anak anak lain menceritakan ayahnya dengan bangga. Menceritakan pekerjaan ayah mereka yang menyenangkan,menceritakan setiap waktu mereka yang indah setiap kali mereka bersama. Sedangkan aku? Merasakan kasih sayang saja tidak pernah. Bertemu dengannya saja masih berada di dalam angan-anganku. Aku sempat berfikir bahwa tidak punya ayah bukan sesuatu yang penting. Aku bisa hidup tanpanya. Aku bisa hidup tanpa belaiannya setiap aku sakit,aku bisa merasakan kasih sayangnya ketika aku membutuhkan dia. Apa salahnya tidak punya ayah? Saat ini,ketika aku mulai beranjak dewasa,aku mulai benar benar merasa tidak membutuhkannya. Karena di dalam pikiranku mulai tertanam bahwa ayahku tidak pernah mau mencoba membelaiku ketika aku sakit. Ayahku tidak pernah menghabiskan waktunya bersamaku dan ayahku tidak pernah peduli padaku.

Oke teman teman semua,ini sekedar cerita pendek yang iseng aku tulis. Hanya untuk menghabiskan waktu yang aku sendiri tidak tau akan ku apakan waktu ku itu? *berasa nggak pernah kalang kabut waktu udah nggak ada waktu buat ngerjain tugas ya haha

Semoga hati kalian tersentuh  ^^

Sabtu, 16 Juli 2011

PUTIH DAN ABU ABU



Pagi ini aku kembali membuka mata di ruangan yang telah kutempati lebih dari satu bulan. Hidup bersama orang orang berpakaian putih dengan alat alat yang menempel di sekujur tubuhku. Aku hanya makan semangkuk bubur dan obat obatan yang tak henti hentinya diberikan kepadaku. Ayah dan adik laki laki kecilku selalu menjagaku di sini,di samping tempat tidurku. Mereka masih memejamkan mata ketika aku bangun pagi ini. Tiba tiba aku tergerak untuk berjalan keluar dari kamarku. Berjalan menyusuri lorong yang masih terlihat sepi. Kaki ini menyeretku sampai di taman dekat kamarku. “ah segarnya udara pagi ini. Sudah lama tidak menghirup udara bebas seperti ini,
1 menit,10 menit,30 menit,I jam. Sudah I jam aku disini,dan aku mulai kedinginan. Aku memang tidak memakai jaket atau penghangat lainnya. Yang aku pakai hanya baju pasien berwarna abu abu yang membuatku semakin kehilangan semangat untuk melawan penyakit ini.
Sekali lagi trimakasih dokter Arya,”kataku ketika kita –aku dan dokter Arya- sampai di depan kamarku. “Sama sama,”katanya sambil tersenyum.
Rumah sakit ini kini menjadi tempatku bermain. Menghibur diri sendiri dengan berjalan mengelilingi ruang demi ruang dan lorong demi lorong –tentu saja setelah ayah mengijinkanku untuk keluar dari kamar,tidak seperti burung dalam sangkar-
Pagi ini aku bertemu dokter Arya lagi. Dalam sebulan terakhir ini aku semakin sering bertemu dengannya setelah dia menjadi dokter yang mengurus semua jadwal terapiku. Dia benar benar menjadi orang yang terpenting dalam hidupku. Dan belakangan ini aku mulai membaik. Rasa mual akibat terapi yang kulakukan semakin jarang kurasakan. Dan aku mulai semangat melawan penyakit menyebalkan ini.
Setelah beberapa minggu,hari ini jadwalku terapi lagi. Aku menunggu dokter Arya datang. Hampir 1 jam,tapi dokter tak terlihat. “Sukma,sedang apa kamu di sini?,”tanya seorang suster. Ya,hampir semua suster di sini mengenalku. “menunggu dokter Arya,suster,”kataku. Suster itu datang mendekat “jadi kamu belum tahu kalau dokter Arya dipindahtugaskan?” mendengar itu aku hanya terdiam,dia pergi. Dia tidak memberitahuku sama sekali.
Sejak dokter Arya pergi,semangatku hilang kembali. Aku juga semakin malas pergi keluar kamar dan terapi. Akibatnya,keadaanku kembali memburuk. Saat hujan turun dengan sangat deras,di saat itulah aku tak bisa mempertahankan hidupku.
1 bulan kemudian,dokter Arya kembali. Dia berlari menuju kamarku. Kosong. Tak ada orang di sana. Tiba tiba,seorang suster mendekat “cari siapa dok?”tanya suster itu. “pasien bernama Sukma sudah sembuh?”tanya dokter Arya. Tubuh dokter Arya seperti kehilangan penyangga saat suster itu berkata bahwa Sukma telah pergi. Tidak percaya. Itulah yang dirasakan dokter Arya saat mendengar itu. "Maafkan aku Sukma".
Yap inilah salah satu cerpen yang kubuat sama temenku waktu ngerjain tugas sekolah.Dengan sedikit perubahan di sana ini tentunya
semoga terkesan ^^


Jumat, 15 Juli 2011

MIMPI..

Menggantungkan MIMPI itu harus setinggi tingginya,nggak peduli apakah mimpi itu akan benar benar tercapai apa nggak. Yang jelas, mimpi mimpi yang memenuhi seluruh ruang otakmu itu bisa membuatmu BERUSAHA lebih giat lagi. Punya mimpi nggak mungkin cuma berdiam diri tanpa melakukan apapun kan? Mimpi juga bukan sesuatu yang hanya menjadi angan anganmu saja.. MIMPI mu akan benar benar TERWUJUD ketika kamu menjadi seseorang yang benar benar memanfaatkan apa yang ada di hadapanmu sebagai batu loncatan untuk meraih mimpimu itu.
Jadi,ayo KEJAR mimpimu sampai kamu benar benar menjadi orang yang berhasil sesuai dengan apa yang kamu inginkan!!
Sekian dan terimakasih

Kamis, 14 Juli 2011

BOSAN

Pernahkah kau berfikir
Menjadi iring-iringan awan di atas sana
Menjalani labirin-labirin kehidupanmu
Tanpa beban dalam dirimu
Kadang aku berfikir,mengapa tak diciptakan saj a aku menjadi awan itu
Hidup di atas sana dalam ketenangan dan kedamaian
Tanpa harus berlari-lari mencari jalan keluar dalam labirin kehidupanmu sendiri
Tanpa harus kebingungan mencari kedamaian dalam tiap lorong kehidupanmu
Aku bosan dengan labirin-labirin hidupku sendiri
Aku bosan mencari-cari jalan keluar dari labirin itu
Jika hidupku tenang seperti awan,
Aku takkan punya kesempatan untuk berpaling dari-Nya
Aku hanya harus berjalan kemana angin akan membawaku
Dan berhenti dimana angin memberhentikan langkahku
Tapi,ada kalanya iringan awan itu datang membawa ketegangan
Tak seperti biasanya
Dan aku sadar,tak ada secuil pun makhluk yang sempurna
Tak ada setitik pun noda yang tak bisa hilang
Hitam selalu ada dalam putih
Dan yang harus aku lakukan,aku hanya perlu bersyukur atas apa yang aku miliki

Selasa, 05 Juli 2011

Hidup..

Hidup itu mudah,nggak perlu macem macem. Nggak perlu repot repot mikit sana sini.
Nggak perlu repot repot nuntut kesempurnaan dalam hidupmu. Kalo itu yang terjadi,kamu nggak bakal tenang menjalani hidupmu. Terbelenggu rantai kehidupan yang kamu ciptakan sendiri.
Cukup jalani hidupmu dengan santai,mengalir seperti air.
Dengan begitu,kamu akaan mendapatkan hidup yang simple dan lebih tertata.

Tapi pada kenyataannya,aku nggak seperti itu. Rasanya susah kalo disuruh hidup santai tanpa memikirkan apapun. aku nggak bakal bisa santai santai padahal di sekelilingku lagi ada sesuatu yang nggak bener. Kata temen temen aku bukan tipe orang yang santai. justru kebalikannya, aku selalu merasa terbebani dengan masalah masalah kecil ataupun besar.Kalo udah ketemu sesuatu yang mengganggu pikiranku,aku nggak bisa tenang lagi. Yaah itulah aku :)

Minggu, 03 Juli 2011

HERO

There's a hero If you look into your heart
You don't have to be afraid Of what you are
There's an answer If you reach into your soul
And the sorrow that you know Will melt away

And then the hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you

It's a long road
When you face your world alone
No one reaches out a hand
For you to hold
You can find love
If you search within yourself
And the emptiness you felt
Will disappear

Lord knows Dreams are hard to follow
But don't let anyone Tear them away
Hold on
There will be tomorrow
In time
You'll find the way
hello..!
selamat datang di duniaku
di sini jendela duniaku akan terbuka lebar
untuk kalian semua

enjoy with me :)